2020 Travel Wishlist: Jalan-jalan Ikuti Mid Autumn Festival dengan Cari Tiket Murah ke Hongkong

Udah hampir ganti tahun, apa goals liburan tahun depanmu? Kalau Lintang sih mau beli tiket murah ke Hongkong 😉

 

Banyak yang bilang kalau traveling itu bikin ketagihan—sekali coba pasti nagih lagi! 

Buat saya pernyataan itu banyak benarnya. Liburan singkat ke lokasi dengan jalanan, bangunan, orang, budaya, hingga bahasa yang asing selalu bisa menghilangkan penatnya kesibukan sehari-hari yang tak pernah tuntas. Di antara jalanan-jalanan asing itu, tidak ada lagi deadline yang harus dikejar dengan lembur semalam suntuk. Bagi saya traveling itu sebentuk terapi.

Setelah pertama mencicip jalan-jalan ke luar negeri, saya makin ketagihan lagi. Saya selalu sibuk mencari-cari kesempatan liburan ke luar negeri. Dari ikut kegiatan ini-itu waktu awal kuliah, sampai sekarang berburu tiket murah biar bisa jalan-jalan setidaknya setahun sekali—semuanya yang budget traveler-friendly lah!

Eits, tapi jangan begitu ada tiket murah langsung dibeli ya. Dari pengalaman saya, salah satu faktor yang paling mempengaruhi budget liburan itu pilihan destinasi wisata. Liburan ke Eropa, contohnya, jelas akan memakan biaya jauh lebih banyak daripada liburan ke Asia karena Anda juga perlu mengurus visa dan menanggung biaya hidup sehari-hari yang cenderung mahal di sana.

Karenanya, sekarang saya lebih melirik destinasi-destinasi wisata bebas visa untuk WNI. Bukan hanya negara-negara ASEAN saja lho yang bisa dikunjungi paspor hijau tanpa urus visa. Banyak negara-negara tujuan wisata utama yang menarik yang bisa Anda kunjungi tanpa repot dan keluar uang banyak untuk mengurus visa, salah satunya Hongkong.

Setelah berkeliling AS, Eropa, dan ASEAN, wishlist saya untuk 2020 ke depan adalah jalan-jalan murah ke Hongkong. Tiap tahun rasanya ada saja kenalan saya yang liburan ke Hongkong dan cerita keasyikannya foto dengan patung Bruce Lee atau belanja seharian di pasar ini-itu. Saya kan jadi berburu cari tiket murah ke Hongkong!

Hongkong memang sudah lama ada di travel wishlist saya—dari pasar-pasarnya yang ada di mana-mana, distrik perfilman, pusat kesenian, hingga festival-festival menarik sepanjang tahun. Salah satu festival yang harus diikuti saat liburan ke Hongkong adalah Mid Autumn Festival, yang tahun depan akan jatuh pada 1 Oktober 2020.

Mid Autumn Festival (Festival Pertengahan Musim Gugur / Festival Kue Bulan)

Mid Autumn Festival adalah salah satu festival yang paling heboh dirayakan di Hongkong. Festival ini memperingati datangnya musim panen dan biasa dihabiskan dengan keluarga. Festival ini diperingati dengan banyak kegiatan, seperti beribadah di kuil, membagikan kue bulan (mooncakes) ke teman, tetangga, dan sanak saudara, serta outdoor celebration berupa pawai dilengkapi dengan hiasan lampion-lampion raksasa.

Lampion

Mid-Autumn Festival

Spring Lantern Festival
Lampion Hongkong Mid Autumn Festival (Sumber: Hong Kong Tourism Board)

Meskipun Tiongkok memiliki hari perayaan Festival Lampion tersendiri, rasanya tidak lengkap kalau ada perayaan festival tanpa lampion. Kalau dalam Festival Lampion lampion yang digunakan melambangkan penghargaan untuk jiwa-jiwa yang telah wafat, lampion dalam Mid Autumn Festival ini digunakan sebagai simbol perayaan besar-besaran. Seminggu sebelum Mid Autumn Festival, jalanan dan tempat-tempat umum di Hongkong sudah dipenuhi dengan lampion-lampion raksasa dengan berbagai bentuk. Dari kelinci, naga, hingga kupu-kupu pun bisa Anda lihat di tempat-tempat umum.

Kue Bulan (Mooncakes)

Kue Bulan (Mooncakes) (Sumber: Hong Kong Tourism Board)

Bebagi kue bulan adalah salah satu tradisi utama festival ini. Dalam kebudayaan Tiongkok, bentuknya yang bulat melambangkan keutuhan dan silaturahmi.

Fire Dragon Dance (Tarian Naga Api)

Tai Hang Fire Dragon Dance (Sumber: Hong Kong Free Press)

Salah satu perayaan festival yang paling dinanti adalah Fire Dragon Dance yang biasa diadakan di Victoria Park, Hongkong. Dalam acara ini, sekitar 300-an orang memanggul ‘naga api’ sepanjang lebih dari 60 meter yang terbuat dari tongkat dupa. Tarian ini berawal dari legenda mengenai adanya ular besar yang memangsa ternak sehingga ‘naga api’ dibuat untuk menghalaunya.

Kegiatan Perayaan Lain

Sepanjang hari perayaan Mid Autumn Festival dan sehari setelahnya, banyak kios-kios kecil di pinggir jalan dan pemukiman yang menjual pernak-pernik, mainan, hingga menyediakan jasa feng shui dan membaca garis tangan. Anda bisa berkeliling Hongkong dan mengunjungi kios-kios itu hingga larut malam.

Cari Tiket Murah ke Hongkong

Udah kepengin jalan-jalan ke Hongkong? Sekarang saatnya kita cari tiket pesawat murah supaya bisa traveling tanpa perlu mengosongkan tabungan.

Kunci utama untuk budget traveling, selain memilih destinasi wisata bebas visa adalah cepat-cepatan berburu tiket murah. Platform favorit saya untuk beli tiket murah adalah Pegipegi. Selain mudah digunakan untuk mencari tiket pesawat berdasarkan harga dan paket PP termurah, Pegipegi juga sering menawarkan promo penerbangan luar negeri dan mengadakan flash sale. 

Caranya mudah. Anda hanya perlu menginstall aplikasi Pegipegi di Play Store atau App Store atau akses lewat browser. Saya menyarankan install aplikasinya saja, karena lebih mudah digunakan dan banyak mendapatkan promo 😉

Tiket murah ke hongkong
Cara Cari Tiket Murah ke Hongkong dengan Pegipegi

Saat membuka aplikasi, jangan lupa mengecek banner promo yang ada di homepage. Kebetulan saat ini sedang ada promo penerbangan luar negeri. Klik banner terkait dan salin kodenya, jika ada.

Setelah itu, Anda tinggal mencari penerbangan sesuai dengan destinasi dan periode liburan yang Anda inginkan. Jangan lupa urutkan dari yang termurah dan cari tanda PP hemat untuk mendapatkan potongan harga paling maksimal. Setelah itu, isi data diri, pilih asuransi/tidak, dan masukkan kode promo di halaman pembayaran sebelum checkout. Mudah, kan?

Kamu juga bisa mencari penginapan murah di Hongkong lewat Pegipegi dengan cara yang sama.


Setelah dapat tiket dan akomodasi murah, sekarang datang kegiatan yang paling sulit—menunggu datangnya waktu liburan!

Mau siapin koper dan itenerary tapi liburan masih lama, gimana dong? Saya sih mau belajar bahasa Mandarin dulu biar bisa tawar-menawar sengit waktu belanja di pasar Hongkong besok 😉

 

—Lintang Cahyaningsih

Share

Leave a Reply