Sayup Elegi Pembebasan – Review “Khotbah di Atas Bukit” oleh Kuntowijoyo

  “Tinggalkan segala milikmu. Apa saja yang menjadi milikmu, sebenarnya memilikimu. Dan engkau tidak lagi merdeka. Engkau mengira itu kekuasaan, tidak. Itu membuatmu takluk. Membelenggumu!” —Humam pada Barman, “Khotbah di Atas Bukit”, hlm. 71.   Kuntowijoyo identik dengan eksistensialisme. Para pembaca teks gagasan sastrawan lawas itu pasti sudah hapal dengan objek-objek penulisan seputar pemikiran kehidupan […]

Share

#11 – Bunga-bunga Itu Angkuh: Review “Dilarang Mencintai Bunga-bunga” oleh Kuntowijoyo

Segalanya mengendap. Cobalah lihat, Cucu. Bunga-bunga di atas air ini melambangkan ketentraman, ketenangan, dan keteguhan jiwa. Di luar matahari membakar. Kendaraan hilir-mudik. Orang berjalan ke sana kemari memburu waktu. Pabrik-pabrik berdentang. Mesin berputar. Di pasar orang-orang bertengkar tentang harga. Tukang copet memainkan tangannnya. Pemimpin meneriakkan semboyan kosong. Anak-anak bertengkar merebut layang-layang. Apakah artinya semua itu, […]

Share