#16 – Menulis dan menulis lagi

Hari ini saya dan tim magang Liputan6.com mampir ke Pasar Glodok, Pancoran. Agenda kami hari ini adalah membuat satu kompilasi feature antara video, foto, dan tulisan tentang Pangkas Rambut Ko Tang yang dulu sempat dikunjungi Jokowi beberapa kali. Sejak orang-orang dengar saya dari Liputan6.com, semua langsung menolak diwawancarai. Katanya, sudah tidak ada lagi yang bisa […]

Share

#15 – Siapa Bilang Ahok Minoritas?

Di Indonesia itu tidak ada agama pribumi. Semua agama datangnya dari luar, sama saja dengan sebagian besar ras campuran. Jadi tidak ada yang namanya mayoritas-minoritas. Kalau mau tahu agama asli orang-orang Indonesia, silakan tanyakan pada Homo Sapiens dan Homo Wajakensis dulu. —Asep, Pendiri Komunitas Historia, 2017 Hari ini saya dan teman-teman pelatihan yang diadakan AJI […]

Share

#14 – Jurnalisme Data dan Kebenaran Absolut

Media-media sekarang ini semua mengalami perubahan. Jadi tidak usah lagi berfokus pada format seperti jurnalisme konvensional—bebaskan saja. Yang penting apa yang ingin kamu sampaikan diterima pembaca. —Komang, Redaktur Majalah Tempo, 2017 Mengutip Bill Kovach dan Tom Rosentiel, journalism’s first obligation is to the truth. Kewajiban utama jurnalisme adalah pada pencarian kebenaran. Sejak pertama mendengar kalimat itu, pengertian […]

Share

#12 – Rush Hour

Saya selalu memiliki jam-jam tertentu yang paling pas untuk menulis. Dalam periode itu, rasanya kalau saya diminta menulis draft proposal skripsi juga bisa langsung jadi. Sayangnya, ibarat berangkat kerja, menuju jam-jam paling efektif itu selalu saja ada risikonya—harus rela berdesakan di jalanan, tidak pernah merasa tenang, dan selalu saja ada risiko untuk telat karena kendala […]

Share

#11 – Bunga-bunga Itu Angkuh: Review “Dilarang Mencintai Bunga-bunga” oleh Kuntowijoyo

Segalanya mengendap. Cobalah lihat, Cucu. Bunga-bunga di atas air ini melambangkan ketentraman, ketenangan, dan keteguhan jiwa. Di luar matahari membakar. Kendaraan hilir-mudik. Orang berjalan ke sana kemari memburu waktu. Pabrik-pabrik berdentang. Mesin berputar. Di pasar orang-orang bertengkar tentang harga. Tukang copet memainkan tangannnya. Pemimpin meneriakkan semboyan kosong. Anak-anak bertengkar merebut layang-layang. Apakah artinya semua itu, […]

Share

#9 – Jurnalisme Sastrawi dan Catatan Bencana Kemanusiaan: Review “Hiroshima: Ketika Bom Dijatuhkan” oleh John Hersey

Pagi hari sekali, tanggal 7 Agustus, untuk pertama kalinya penyiar radio Jepang menyampaikan pengumuman yang singkat. Sangat sedikit orang yang dapat mendengarnya, mereka adalah penduduk Hiroshima yang selamat. Kata penyiar iitu, “Hiroshima mengalami kerusakan cukup parah karena serangan beberapa pesawat B-29. Diperkirakan mereka menggunakan sebuah bom jenis baru. Perinciannya sedang diselidiki.” —“Hiroshima”, hal. 89.   Bagaimana rasanya […]

Share

#8 – Menulis Curriculum Vitae (CV): Bagian Kedua

Sebelum membaca tulisan ini, pastikan Anda sudah membaca tulisan saya sebelumnya di sini.   Menulis Curriculum Vitae (CV): Bagian Kedua Di sesi sebelumnya saya sudah memberi penjelasan tentang aspek-aspek yang harus ada dalam sebuah CV. Jika Anda sudah mengikuti pointers dalam tulisan sebelumnya dan telah memiliki sebuah draft CV, kali ini saya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai bagaimana […]

Share

#7 – Tentang Perempuan

Kamu jangan mau dipanggil wanita—kamu itu perempuan. Wanita itu artinya wani ditata. Kalau perempuan asalnya dari kata empu, yang mengayomi dan dihormati. —Taufiq, 2015   Sekitar seminggu lalu ada teman yang mengirimkan sebuah tautan artikel ke saya. Dari tautan itu saya mulai mengenal sosok Sheila Abdus-Salaam, perempuan Muslim African-American pertama yang berposisi sebagai hakim di Amerika Serikat. Setelah […]

Share