Sapaan angin lalu.

Rangkaian kata tak mampu mengentas rindu. Begitu juga dengan waktu. Ia tak berbatas—satu tetapi banyak, bertentangan tetapi juga bersamaan. Seperti energi yang tak pernah habis, ia menggaung kemudian jatuh dan menepi bersisian. Konstan, namun berantakan dan tak beraturan. Ia hidup dalam keteraturan yang dibuatnya sendiri. Rindu tak pernah mati—selalu mengajak pergi jauh dan tak kembali, tanpa lupa untuk menengok balik sesekali.

Share

Leave a Reply