"Don't forget to breathe"

How can a man be alive if he had forgotten how to breathe?

Bagaimana mungkin seseorang hidup jika ia lupa caranya bernapas?

Anomali. Paradoks. Janggal bukan main.

Tetapi saya adalah salah satu bukti nyatanya. Begitu pula puluhan juta penghuni dunia yang, meminjam ungkapan Heidegger, larut dalam kesehariannya, das Man.

Saya merindu keheningan yang dulu rasanya bisa dicapai tial waktu. Saat bercakap pada diri dan mencanda semua yang telah dilalui. Tak ada sedikitpun perasaan tak enak hati. Tak ada bisikan-bisikan temaram yang kini hampir selalu membayangi. Aku rindu.

Ke mana baris-baris sajak dan prosa yang dulu kurangkul segenap hati? Aku rindu.

Sepasang kaki yang tak siap melangkah pergi. Aku takut.

ini bukan ruangku. Bukan tempat di mana satu pasang mata, telinga, tangan, oaki, dan segala lainnya meletakkah diri. Aku ragu.

 

 

 

 

Aku lelah.

Share

Leave a Reply